Planning awal sebenarnya pengen saya check secara general, engine mounting, kaki-kaki, absorbent, brake pad, brake shoe, fan belt. Tapi nanti sajalah.
Konsumsi bahan bakar Kyai Sapu Angin terhitung baik. Terakhir isi full tank sekitar 8 Oman Real. Sampai hari ini sudah terpakai selama 9 hari. Masih tersisa 50 %.
***
Menyetrika'kan baju di Laundry terhitung mahal. Tarifnya dihitung per potong. Sore tadi aku mengambil baju yang aku setrika'kan. Biaya'nya 4.5 Oman Real. Di Indonesia menyetri'kan dengan jumlah yang sama biasanya berkisar antara 20 - 30 ribu rupiah. Bila dibandingkan artinya lima kali lebih mahal.
Biar sajalah setidaknya biar UMKM tetep maju dan jaya.
***
Awal bulan ini cuaca naik secara drastis. Tanpa AC sangat berat untuk bertahan.
Kebetulan AC rumah mengalami masalah. Tidak dingin sama sekali. Aku panggilah tukang AC.
"Sodara aku kira AC ini tidak perlu dibersihkan. Prediksi saya freon'nya habis. Sedang tahun kemarin freonnya baru saja diisi. Saya curiga ada kebocoran di system'nya." Kata saya.
"Baiklah akan kami check. Pertama akan kami pressurize, kemudian akan kami check apakah ada yang bocor atau tidak. Baru kami ini freon baru. Biaya totalnya 25 Oman Real". Tukan AC itu menjelaskan.
"Baiklah". Kata saya lagi.
Tukang AC pun segera bekerja. Titik yang bocor sudah diperbaiki. Freon baru pun sudah diisi. AC'nya kini sudah dingin kembali, Alhamdulillah.
***
Mendaftar member untuk menggunakan sarana olahraga di hotel bintang lima biayanya sebesar 185 Oman Real untuk satu tahun. Fasilitas itu mencakup Gym, Kolam renang, Sauna, Biliard, dan Ternis meja. Ntahlah itu tergolong murah, atau mahal.
Murah atau mahal itu cuma tergantung persepsi.
Hanya saja untuk ukuran saya dengan finansial yang saya miliki. Masih terasa cukup mahal. Mengingat pentingnya olahraga, rasanya secara value sebenarnya masih OK juga.
Entahlah akhirnya masih saya pikir pikir lagi. Mau Join atau tidak.
***
Mangga Kalbathoor begitu melimpah di supermarket. Beberapa kali harganya pun termasuk murah berkisar 0.6 Oman Real. Sekitar 25-30 ribu rupiah per kilonya.
Baik yang berasal dari Yaman atau Afrika. Jenis mangga ini berserat kasar.
Seperti perkawinan antara mangga biasa dan pakel atau kweni.
Karena sedang murah, saya beli-lah dengan porsi yang agak banyak.
Murah atau mahal itu cuma tergantung persepsi.
Hanya saja untuk ukuran saya dengan finansial yang saya miliki. Masih terasa cukup mahal. Mengingat pentingnya olahraga, rasanya secara value sebenarnya masih OK juga.
Entahlah akhirnya masih saya pikir pikir lagi. Mau Join atau tidak.
***
Mangga Kalbathoor begitu melimpah di supermarket. Beberapa kali harganya pun termasuk murah berkisar 0.6 Oman Real. Sekitar 25-30 ribu rupiah per kilonya.
Baik yang berasal dari Yaman atau Afrika. Jenis mangga ini berserat kasar.
Seperti perkawinan antara mangga biasa dan pakel atau kweni.
Karena sedang murah, saya beli-lah dengan porsi yang agak banyak.
***
Lama tidak ngoprek laptop. Iseng-iseng saya check laptop saya ternyata driver IGPU'nya menghilang.
Seingat saya harusnya terpasang Intel UHD grafik. Hardware tersebut tidak lagi terdeteksi saat saya check di device manager.
Kebetulan laptop saya itu punya dua GPU. Saat ini urusan grafis dihandle oleh descrete GPU'nya yaitu GTX 1660 Ti.
Saya tidak tahu bagaimana ceritanya kok tiba-tiba IGPU'nya menghilang.
Jiwa ngulik saya sempet terusik untuk mencari tahu dan mengembalikan kembali IGPU tersebut.
Saya pikir-pikir bukankah lebih baik dengan descrete GPU ini.
Biarlah, toh masih bekerja dengan baik, daripada membuang-buang waktu.
Akhirnya saya berdamai dengan hilangnya IGPU di laptop saya itu.
Sudah dulu ya cerita kali ini. Sambung lagi lain waktu.
Selasa, 06 April 2026
Sohar, Oman
Simon Dinomo
Seingat saya harusnya terpasang Intel UHD grafik. Hardware tersebut tidak lagi terdeteksi saat saya check di device manager.
Kebetulan laptop saya itu punya dua GPU. Saat ini urusan grafis dihandle oleh descrete GPU'nya yaitu GTX 1660 Ti.
Saya tidak tahu bagaimana ceritanya kok tiba-tiba IGPU'nya menghilang.
Jiwa ngulik saya sempet terusik untuk mencari tahu dan mengembalikan kembali IGPU tersebut.
Saya pikir-pikir bukankah lebih baik dengan descrete GPU ini.
Biarlah, toh masih bekerja dengan baik, daripada membuang-buang waktu.
Akhirnya saya berdamai dengan hilangnya IGPU di laptop saya itu.
Sudah dulu ya cerita kali ini. Sambung lagi lain waktu.
Selasa, 06 April 2026
Sohar, Oman
Simon Dinomo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar