Meski sesekali aku masih bercengkerama dengan paman Harun. Sudah lama juga aku tidak bercerita tentang Paman Harun.
***
Seorang kawan menyapaku. Kami ngobrol sebentar.
Beliau menyampaikan niatnya untuk balik ke negara tercinta. Menyudahi pengembaraan menjadi buruh pabrik. Memulai kisah baru, tidak diperintah .... tapi memerintah.
Mungkin di pertengahan tahun atau di akhir tahun ini keputusan itu akan beliau eksekusi.
Dengan gestur yang sangat lelah beliau melanjutkan ceritanya.
***
Apabila ada kawan yang pergi. Satu, dua , tiga, empat, ... lama kelamaan seperti sudah menjadi semacam Anchoring effect. Kemudian memunculkan suatu anggapan dan suatu rasa takut.
Cuma dari perjalanan hidupku yang sudah lebih dari seperembat lamanya. Hal ini begitu nyata adanya.
Dahulu ketika aku masih muda sekali. Idealisme'ku begitu luar biasanya. Fenomena itu sedikit banyak mempengaruhi dan menantang jiwa mudaku.
Nampaknya waktu sudah mendewasakanku. Memberitahuku banyak hal.
Ada komunitas atau tidak, seorang diri atau bareng-bareng. Kehidupan harus terus berjalan.
Aku harus terus survive, terus bisa menikmati setiap perjalanan hidupku.
Hanya kepada Illahi Rabbi aku ingin bersandar.
Dia yang tidak pernah meninggalkanku meskipun kadang-kadang aku begitu nakal.
Aku berdoa semoga senantiasa aku diberi petunjuk, diberi pertolongan , diberi kemudahan dan diberi perlindungan dalam segala hal. Sampai akhir perjalanan hidupku.
***
Semakin banyak hal yang aku ceritakan ke orang-orang, cerita itu akan semakin berkembang dengan narasi tambahan yang sangat kompleks.
Berkebalikan dengan teori psikologi, semakin banyak memendam, pikiran akan bekerja semakin berat. Beratnya pikiran berbanding lurus dengan kondisi kesehatan.
Bila banyak hal diceritakan, semakin lega pikiran. Dengan konsekuensi semakin bermunculan masalah baru. Bila dipendam sendiri, semakin tertekan kesehatan. Akan tetapi masalah tidak meluas.
Mana yang lebih baik, pilihan ada ditanganmu.
***
Terbersit dalam pikiranku untuk aku ceritakan apa yang aku dengar ini di warung kopi. Sebuah topik fresh dan menarik. Adat dalam obrolan warung kopi. Tanpa topik yang fresh, kurang rame.
Tapi aku mau belajar, aku adalah seorang lelaki. Aku musti belajar untuk menahan diri. Bercerita yang sekiranya perlu saja.
Meskipun dalam teori psikologi dan kedokteran, hal itu akan mengganggu kesehatanku.
Persetan...! Kesehatan hanya bisa dikendalikan separo saja. Separo yang lain ada di tangan Illahi Rabbi.
Semoga Illahi Rabbi ridho kepadaku. Kemudian Dia memberiku kesehatan meski aku jarang olahraga, meski aku banyak pikiran. Aku perlu kesehatan itu agar bisa terus beribadah kepadaNya secara maksimal.
Dia Maha Kuasa atas segala-galanya.
Pada kolega saya itu, aku doakan semoga Tuhan Pemilik Langit dan Bumi memudahkan semua urusan beliau. Dilapangkan dan diberikan rezeki yang melimpah dan barakah.
Nah juga sudah menjadi adat di komunitas kami, bagi yang akan pergi akan melepas kendaraannya. Barangkali ada yang berminat untuk berganti kendaraan. Siapa tahu menjadi jodohnya.
Bisa juga beliau tidak akan share ke komunitas. Itu pun adalah hak beliau untuk memutuskan.
Kamis, 28 Mei 2026
Liwa, Oman
Simon Dinomo