Minggu, 01 Februari 2026

Si Mbak Lulus Ujian Tasmi'....!


"Pak, saya mau beli ipad 2020 ! Kemarin saya sudah tanyakan stok'nya tersedia"
"Ngapain kamu beli ipad 2020. Itu model lama, sudah tidak tercover garansi. Yang lebih baru sudah banyak."
"Pak ...! Saya tidak terlalu perlu untuk spec yang kencang, atau yang lebih baru, dan lain sebagainya."
"Baiklah kalau begitu... bila kamu bayar sekarang. Besok unitnya akan sampai. Stok'nya ada di Muscat."
"Bismillah....deal"

Bulan januari aku beli sebuah device yang sebenarnya tidak terlalu perlu. Pertimbangan saya yang utama adalah kedua putri saya sudah tambah besar sekarang. 
Dalam beberapa hal sudah sering rebutan baik dari hal kecil apalagi hal yang besar. 
Kadang mereka menggambar di procreate. 

Berhubung device yang ada hanya satu. Aku belilah satu lagi untuk mengantisipasi saling berebut. 
Sebuah device keluaran tahun 2020. Lebih lama dari device yang aku punya sebelumnya. Sengaja aku cari keluaran lama agar dapat harga yang lebih murah. 
Semurah-murahnya product apple untuk-ku masih terasa lumayan mahal. 
Bismillah semoga berkah dan bermanfaat. 

Tablet buatku pribadi adalah device yang nanggung. Tidak terlalu butuh. Misal untuk keperluan office saja, masih kurang komplit untuk fitur-fiturnya. 
Untuk anak-anak lain lagi. Mereka suka mencorat coret. Cukup efektif bila disediakan semacam procreate. Semoga bisa lebih mengasah kreatifitas mereka. 

Salah satu kelebihannya dari tablet besutan apple menurut saya adalah daya tahan baterainya yang cenderung lebih bagus. Tapi ternyata untuk produk yang baru saja aku beli ini daya tahan baterainya sudah kurang bagus. Yo wis lah ora popo. Namanya juga sudah produk lama. 

***

***
Alhamdulillah, Si Mbak baru saja lulus ujian tasmi'. 

Hal yang tidak kuduga dari Si Mbak. Saat menjelang ujian maupun ketika ujian, Si Mbak bisa menghadapinya dengan berani. Tidak ndredek sama sekali. 
Padahal saya sendiri malah ikut deg-deg'an saat tahu Si Mbak mau ujian. 

Matur nuwun Gusti. 
Semoga Alloh pahamkan Ilmu agama kepadamu dan juga adikmu mbak. 

***
Tidak ada alasan untuk berhenti belajar. 
Berhubung sekarang ada dua tablet. Saya coba maksimalkan pemanfaatannya. 
Saya maksimalkan dari sisi ebook reader pengganti kindle, saya ulik fitur-fitur di note, dan kemampuannya dalam mengolah office. 

Alhamdulillah untuk yang kesekian kalinya. Tempatku bekerja bisa dibilang sebuah perusahaan yang besar. Dari tempat kerjaku itu aku memperolah akses office 365 dengan fitur yang komplit. Bisa aku buka di mana saja, baik di laptop dan di tablet. Sehingga aku dapat memanfaatkan tabletku untuk keperluan office dengan proper sekali. 
Matur nuwun Gusti, Matur nuwun tempat kerjaku. 

***
Bulan januari terasa sangat dingin sekali di Sohar. Kyai Garudo aku amati ada ketidaknormalan. Level radiator coolantnya terus berkurang sedikit demi sedikit. 
Tidak ada tanda-tanda kebocoran yang berarti. 
Saya bawa ke bengkel , mereka bilang, semuanya normal. Tidak ada masalah. 
Tapi saya tidak percaya. 
Orang lain boleh tidak percaya dengan data yang saya kumpulkan dan amati. 
Tapi bagi saya, tetap Kyai Garudo sedang ada masalah. 
Pagi ini , aku coba belikan tutup radiator yang baru. Siapa tahu masalah ini hanya karena tutup radiator yang sudah tidak proper lagi. 

Dibalik problematika yang ada. Selama tiga bulan terakhir ini efisiensi konsumsi bahan bakar Kyai Garudo meningkat drastis. Sekali isi full tank bisa dipakai sampai 12 harian. 
Alhamdulillah, Sehat-sehat terus Kyai. 

***
Minggu, 01 Februari 2022
Sohar, Oman 
Simon Dinomo. 


Selasa, 13 Januari 2026

PID controller

 Skema urutan dalam detail controller : 

  1. TT : Temperature Transmitter : reading di field
  2. TI : Temperature Indicator : DACA
  3. TC : Temperature Controller : PIDA
  4. TY : Temperature Y : ? : kemungkinan besar dari kalkulation
  5. TV : Temperature Valve : Final element . 
Kepanjangan dari PID : Proportional Integral Derrivatife. 
Yang dipakai di OQ adalah proportional

Istilah istilah yang ada di dalam controller : 
DO : Digital Output
SO : Selenoid
SI : Safety Interlock
O : Override
PI : Permissive 







Tanda titik di pojokan kanan atas menunjuk-kan bahwa ini bagian dari safety interlock. 

Sabtu, 10 Januari 2026

Karakteristik Agama yang Hanif dalam catatan historis.


***
Tuhan Pencipta Langit dan Bumi itu sangatlah sayang pada hamba-hambaNya. Terkadang Dia pun ingin guyon dan bercanda dengan hamba-hambaNya. 

Sejak dahulu kala dan akan berlaku sampai akhir zaman bahwasanya agama yang hanif ini memiliki karakteristik. Yang oleh Tuhan semesta alam memang dijadikan sedemikian rupa. 

Selalu begitu. 

Misal saja : 
Sewaktu Nabi Ibrahim diperintahkan untuk menyembelih anaknya. 
Konon perintah itu datang melalui mimpi. 
Perintah itu pun dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim. 
Catatan historis dalam kitab suci menyebutkan runtutan peristiwa itu. 
Logika dan akal dengan kemampuan yang dimiliki tentu akan menolak. 
"Masak iya, diperintah untuk menyembelih anak sendiri....!"
"Tuhan macam apa yang memberi perintah begitu rupa....?"
"Agama apa ini ?"
"Apakah ini Tuhan yang benar ?"
Kira-kira begitulah logika dan akal dengan sanggahannya. 

Nabi Ibrahim menerima perintah, dia tidak diberitahu hasilnya apa, imbalannya apa.
Logika dan akal tentu mengetahui, anaknya akan mati bila disembelih.  

Lain ceritanya bila perintahnya adalah begini : 
"Sembelihlah anakmu, tenang saja nanti anakmu akan aku ganti dengan domba. Anakmu tidak akan mati ... kemudian akan Aku angkat derajatmu beserta anak keturunanmu. Dan akan kusediakan Surga surga yang abadi untukmu dan anak turunmu". 

Barulah setelah perintah itu dilaksanakan semuanya dibuka oleh Rabbul Izzati. 
"Him... Ibrahim....! Ora usah sedih. Aku cuma guyon. Aku cuma ngetes. Anakmu tidak mati. 
Tadi Aku ganti dengan domba. Dan sekarang aku sudah ridho kepadamu". 

Nabi Ibrahim ditakdir oleh Rabbul Izzati, Nabi Ibrahim memperolah petunjuk, sehingga aneka logika dan akal yang mokal - mokal tidak sampai menggoyahkan. 

***
Kisah yang lain misalnya : 
Sewaktu para ahli badr diperintahkan untuk berperang melawan keluarganya sendiri. 
Mereka harus adu pedang dengan bapaknya, atau dengan saudaranya.  

Lain ceritanya bila sedari awal sudah disampaikan secara komplit semisal begini : 
"Barangsiapa yang ikut berperang niscaya. Aku (Rabbul Izzati).... akan ridho kepada mereka dan Aku ...tidak akan pernah marah lagi selama-selamanya. Berbuatlah apa pun di dunia ini, demikian itu tidak akan merubah ridhoKu pada kalian". 

Tapi nyatanya perintahnya tidaklah detail. 

Baru setelah perintah itu dikerjakan. Setelah perang selesai. Diterangkanlah oleh Rabbul Izzati. 
Bayangkan padahal masih hidup di dunia, tapi sudah diberi jaminan. 
"Wahai ahli badr.... “Lakukan apa yang kalian mau, sungguh Aku telah mengampuni kalian.”
Alangkah beruntungnya mereka para ahlu badr. 
Dan alangkah menyesalnya mereka yang tidak ikut di berperang. 

Tentu saja secara akal dan logika akan muncul sanggahan.
"Mongsok diperintah untuk saling bunuh dengan orang tua sendiri....Nabi macam apa ini ?"

Tapi Rabbul Izzati sudah mentaqdir mereka, Rabbul Izzati memberikan petunjuk kepada mereka. 
Sehingga sanggahan akal dan logika yang mokal - mokal itu tidak sampai menggoyahkan. 

***
Kisah lainnya aku simpan biar tidak terlalu panjang. 
Sampai dunia ini berakhir, pola karakteristik yang sama nampaknya akan berlaku. 
Kuangkat tanganku dan aku memohon agar supaya Rabbul Izzati mentaqdir dan memberiku petunjuk untuk bisa mengikuti apa yang sudah dicontohkan oleh para pendahulu yang diridhoi. 

Bilamana akal dan logikaku sampai meronta-ronta : 
"Goblok kowe.... koyo ngono kok mbok lakoni....!"
Aku bisa menjawab dengan mantap : 
"Hush meneng kowe....!"

Gusti ...sak estu kulo namung saged nyuwun pitulungan dumateng panjenengan. Tanpa pertolongan panjenengan aku tak akan pernah mampu. 
Bagaimana akhir perjalanan hidupku aku tak pernah tahu. 
Yang aku tahu aku punya Engkau dan Engkau adalah Tuhan Yang Baik Hati lagi Pemurah lagi Penolong. 

Jum'at, 09 Januari 2025
Sohar, Oman
Simon Dinomo 


Selasa, 30 Desember 2025

Worthy Companion....!

Akhir tahun 2025. 
Alhamdulillah .... Kyai Garudo masih lolos inspeksi dari kepolisian oman. 
Biaya asuransi tahunannya sebesar 54 oman real. 
Untuk biaya inspeksi dan penerbitan kartu baru sebesar 28 oman real. 
Di oman setiap kendaraan harus ter-register dan akan memperoleh kartu yang dinamai mulkiya. 
Semua'nya sudah berbasis online yang sangat memudahkan. 
Unit kendaraan yang sudah melewati usia di atas 10 tahunan, harus melalui uji inspeksi kelayakan di kantor polisi. Begitulah kira-kira sodara...

***
Sebagai salah satu hobi saya, tidak lupa bulan ini saya berkunjung ke bengkel. 
Sodara bengkel menyambut saya dengan hangat. 
"Halo sodara indonesi... ada keluhan apa di mobilmu ?"
"Nganu sodara bengkel, saya tidak punya keluhan ... Hanya saja saya mau check brake pad semua sisi, kemudian juga untuk Fan belt".
"Wah kok elook tenan...nggak ada keluhan kok mau dicheck...!"
"Yo ben... !"
Begitulah percakapan singkat saya dengan sodara bengkel. 
Saya kalkulasikan dua part tersebut sudah berumur lebih dari lima tahun sejak terakhir saya ganti. 
"Brake pad depan dua-duanya masih bagus. 
Fan belt sudah kurang bagus. Dan brake pad belakang sudah habis".
"Baiklah sodara bengkel... saya belikan spare partnya tolong diganti"
"Wokey siap....!"
Sebelum Dzuhur semua pekerjaan sudah selesai. 
Kyai Garudo saya bawa pulang. 
Sewaktu brake pad belakang diganti, saya dapat ilmu baru. 
Ternyata rem belakang yang masih tromol punya dua sisi yang dioperate oleh system yang berbeda. 
Satu sisi oleh hydrolis yaitu rem kaki. Sisi yang lainnya oleh mekanis yaitu rem tangan. 
Begitu saya lihat sisi yang habis adalah bagian rem tangan. Sangat masuk akal karena rem tangan menjadi tumpuan saat mobil sedang terparkir. 

Justru kendala yang masih bermasalah sampai sekarang adalah getaran mesin terasa sangat kuat saat di posisi D dan mobil dalam kondisi berhenti. Seperti pada saat di lampu merah. 
Kecurigaan saya adalah flow udara yang tidak bisa terkontrol secara maksimal oleh controller. 
Hanya saja saya coba cari spare partnya masih belum ketemu. Pipa jalur engine intake itu sudah coba saya cari muter - muter. 
Suspect yang lain adalah engine mounting. Tapi rasanya bukan ini masalahnya. 
Kalau ndak itu berarti yaa ada yang salah pada penyaluran tenaga dari engine ke transmisi. 

Yaa biarlah lumayan untuk mengisi kegiatan bulanan. Gusti ...Nyuwun pajenengan paringi kelimpahan rezeki nggih. 
Kajenge saged ngrumat Kyai Garudo dengan optimal.

Bulan ini efisiensi Kyai Garudo mencetak rekornya. Yang biasanya pada hari ke-9 atau maksimal ke-10. Sudah harus ngisi bensin lagi. Kemarin itu sampai pada hari ke-15 bensinnya masih belum habis-habis. 
Padahal jarak yang ditempuh masih seperti biasanya. Bedanya, AC jarang dinyalakan karena musim dingin. 
Lah justru menjadi pertanyaan bagi saya : 
"Kyai ...! Ini kamu memang tambah efisien apa sedang tidak baik-baik saja ?"
Dan Kyai Garudo pun .... terus berjalan seiring gas yang saya injak. 
"Mak tleser...tleser...tleser.... Glodak...Glodak...!"

***
Nah ... Selepas sholat shubuh, Alum bhai menungguku di luar masjid. 
Dia menghampiriku memberitahukan bahwa mulai besok, dia sudah harus pindah ke tempat lain. 
Matur nuwun Gusti... pada beberapa kasus, orang begitu percaya kepada saya, jauh di atas ekpektasi saya. 
Semua itu karena limpahan nikmat saking panjenengan. 
Alum bhai sampai meluangkan waktu untuk berpamitan kepada saya. 
Gusti matur nuwun nggih. 

***
Saya pernah safar dengan kawan saya. 
Integritasnya kawan saya itu baik. 
"Hal tersebut lumrah dilakukan banyak orang.... mengapa kamu tidak melakukan hal yang sama ?"
Aku bertanya dalam sebuah perbincangan dengan kawan saya itu. 
"Aku takut karma...! Aku tidak mau mengambil apa yang bukan hak saya...!"
Begitu jawabnya singkat. 
Kawan saya itu kini sedang liburan. 
Bayak hal yang berbeda antara kami. 
Matur nuwun Gusti, panjenengan sampun maringi kawan yang baik. 
Kalau Panjenengan bolehkan, aku ingin mendoakan banyak hal untuk kawan saya itu. 


Selasa, 30 Desember 2025
Sohar, Oman
Simon Dinomo

Minggu, 07 Desember 2025

OVER RUNNING CLUTCH .... !

Tim sedang bekerja dengan serius. Aku hanya melihat setiap apa yang dia kerjakan. 
Kadang kala aku hanya bertanya sesekali. 
Dia menjelaskan kepadaku suatu device yang baru buatku. 
Yaitu OVER RUNNING CLUTCH. 

***
Ketika alat yang bernama Extruder hendak dijalankan, Secara garis besar berikut ini permissive yang harus tercapai : 
  1. Torque sudah kecil
    Untuk memperoleh low torque. Dijalankanlah Auxiliary motor. Motor ini akan memutar gear box beserta screw secara keseluruhan. Bila sudah tercapai low torque, akan berlanjut ke step 2. 

  2. Clutch ON/Active 
    Coupling dari Main drive akan terkonek oleh IA. IA terletak disamping Auxiliary drive. Tersedia jalur khusus di dalam gear box yang tidak bisa terlihat dari luar. Jalur itu memanjang sampai coupling main drive. 
    IA itu akan menekan piston. Dan piston ini yang akan meng-clutch coupling dari main drive. 

***
Poin pentingnya. 
Step 2 komplit, maka torque sudah low, clutch on, dan Auxiliary drive masih jalan. 
Saat itu auxiliary drive akan memutar main drive, gear box dan screw. Karena sudah terkoneksi menjadi satu kesatuan system. 
Semuanya akan berputar dengan kecepatan putaran yang rendah. Oleh Auxiliary drive. 
Dalam beberapa detik, MAIN DRIVE sudah harus dijalankan. 
Saat MAIN DRIVE berjalan/Running. Saat itu ada dua sumber energi putaran dalam satu system. 
Dari MAIN DRIVE dan AUXILIARY DRIVE. 
Kecepatan putaran MAIN DRIVE lebih cepat. System yang terkoneksi itu akan diambil alih oleh MAIN DRIVE. 
Sedang AUXILIARY DRIVE akan tetap berjalan free-ly. 
Itulah tugas dari OVER RUNNING CLUTCH. 
Yang terletak di coupling-nya Auxiliary Drive. 
Selang beberapa saat. AUXILIARY DRIVE akan di stop. 

Sodara Auxiliary.... tugasmu sudah selesai. Beristirahatlah. 
Matur nuwun Gusti. Matur nuwun Tim. 

***
Oiya sebagai tambahan. Gupta mengajariku. Hanya saja aku kurang paham bahasa yang dia pakai. Salahku sendiri sudah bertahun - tahun di dunia industri, kemampuan bahasa inggrisku tidak ikut improve secara signifikan. 

"Sodara Gupta bisakah kau tunjuk-kan padaku. Mana Trust bearing dan mana Journal bearing ?"
Aku bertanya kepadanya. 
"Gear Box ini tidak punya journal bearing. 
Hanya punya Roller bearing dan Trust bearing."

Gupta mulai menjelaskan. 
"Roller bearing dipakai untuk system dengan putaran yang cepat. 
Ball bearing dipakai untuk system dengan putaran yang rendah. 
Journal bearing dipakai untuk system yang  punya Fly Wheel. 
Dan itu lihatlah disana... itulah yang namanya Trust bearing. Itulah satu satunya yang ada di system ini". 

Jarinya sambil menunjuk ke sebuah bearing. 

Journal bearing : Berfungsi untuk menjaga shaft dari gerakan naik turun secara vertikal. 
Trust bearing     : Berfungsi untuk menjaga shaft dari gerakan maju mundur secara horisontal. 

Matur nuwun Gusti. Matur nuwun Tim. Matur Nuwun Gupta. 


Minggu, 07 Desember 2025
Liwa, Oman
Simon Dinomo

Kamis, 04 Desember 2025

Paman Gula-Gula .... !

Si Adek lahir di Oman tahun 2022. Sudah hampir 4 tahun umurnya. 
"Bii... kupingku sakit. Besok ke rumah sakit ya ?"
Katanya malam-malam sebelum tidur. 
Sementara itu tidak ada tanda tanda sakit yang berarti. Tidak ada demam, batuk atau pilek. Datar-datar saja, masih berlarian bersama Si Mbak. 

Paman gula-gula selalu diingat oleh si adik. 
Suatu ketika sewaktu sedang antri membayar belanjaan di kasir supermarket. Seorang helper dengan cekatan melaksanakan tugasnya. Kemudian dia mengajak ngobrol dengan bahasa melayu. 
Dikiranya saya ini orang malaysia. 
Cukup lama dia habiskan hidupnya untuk bekerja di Malaysia. 
Setelah tahu bahwa saya orang indonesia. Baginya sama saja, Indonesia dan Malaysia adalah sama saja.
Welhadalah .... yowis lah paman ora popo sak karepmu. 

Di kemudian hari si mbak dan si adik sering diberi hadiah oleh paman itu. Hadiah pertama kali yang beliau berikan adalah permen atau kembang gula. 
Itulah awal mula si adek menyebutnya Paman Gula-Gula. 
Selain permen si mbak dan si adik sering diberi balon. 

****
Sehabis belanja pukul sebelas siang. Tiba-tiba saja si adik muntah-muntah dengan hebatnya. 
Setiap kali diberi makan dan minum, hanya berselang lima belas menitan kemudian muntah lagi. 
Bahkan ketika si adik tengah tertidur, pun begitu masih muntah juga. 
Walhasil saya bawalah si adik ke rumah sakit. 
Dikarenakan tidak ada gejala lain, seperti demam, flu , batuk atau pilek. Dokter memutuskan untuk melakukan test secara menyeluruh. 
Pertama tama diberi injeksi infus, kemudian check darah, kemudian x ray, kemudian usg scanning, dan yang terakhir check urin. 

Pikiranku sudah sangat mokal-mokal, suatu reaksi alamiah seorang anggoro kasih. Karakter campuran yang agak anomali, melankolis yang nyaris sempurna berpadu dengan koleris beberapa persennya. 
Segala-galanya akan saya bawa ke arah overthinking. Itu sudah tabiat karakter dengan type sepertiku. Tidak bisa aku rubah. 
Dan lagi karena sebuah trauma yang tidak perlu aku sebutkan diceritaku kali ini. 
Sebuah gemblengan perjalanan kehidupan yang Alloh gariskan untuk aku jalani. 

Birokrasi pun aku jalani satu demi satu. Sampai saat tulisan ini kubuat. 

***
Hal yang tidak kuduga, tepat di belakang agak kesamping dari bangunan rumah sakit itu. Ada sebuah cerminan tatanan sosial yang membuatku bernostalgia. 
Padatnya orang-orang yang berlalu lalang, bau khas sampah organik dari bak-bak sampah besar di sekitarnya. Genangan air di beberapa lokasi. Situasi yang agak kumuh dan semrawut. Disertai dengan pasar kecil yang menjual aneka sayuran dan juga ayam hidup. 

Kenanganku langsung membawa diriku ke suatu daerah sepuluh tahunan yang lalu, yang juga masih di jazirah arab. Mirip ....benar-benar mirip. Kondisi yang boleh orang kata kurang nyaman. Tapi memberiku cerita berharga dalam perikehidupanku. 
Aku hirup udara dalam-dalam. 
Alhamdulillah, matur nuwun gusti. Atas semua nikmat yang engkau beri. 
Termasuk nikmat pengalaman. 

Si adik sudah tertidur. Kemudian ngulet, baru saja disambung lagi selang infusnya untuk antibiotik. Mungkin agak kesakitan. 
Gusti .... panjenengan Yang Maha Menyembuhkan. 


Kamis, 04 Desember 2025
Sohar, Oman
Simon Dinomo

Rabu, 03 Desember 2025

Bengkel Mobil Pakistani....!

Seperti sudah terjadwal Kyai Garudo mengunjungi bengkel secara rutin. Tapi saya bahagia. Ada saja yang ingin saya check. Sudah sejak lama observasi saya lakukan sendiri. 
Kadang kala tanpa ada kendala yang berarti tetep saya bawa saja Kyai Garudo ke bengkel. Untuk sekedar check up. 
"Bhai... ! Tolong di bersihkan throttle valve saya !"
"Lha kenapa, apa masalahnya kok musti di cleaning..."
"Ya tidak ada, wong namanya Preventif maintenance jeeee...!"
"Walah nggak usah dibersihkan kalo begitu, lha wong mobilnya masih bagus begitu kok !"
"Woooo semprul tenan ki.." Pisuh saya. 

Saat kondisi stationer kadang kadang terasa getaran yang tidak normal. Menurut hemat saya, letak permasalahannya harusnya control udara yang masuk ke ruang bakar. 
Jalur udara saat stationer secara logika akan menggunakan jalur fixed, jadi meskipun throttle valvenya tertutup. Tetap ada udara yang masuk ke ruang bakar. 
Dikarenakan ketika gas diinjek kemudian throttle valve mulai membuka getaran itu hilang. 
Maka masalahnya adalah jalur udara stationer tidak lancar, begitulah asumsi saya. 
Yang ternyata dibantah oleh beberapa bengkel. 
Menurut mereka Kyai Garudo masih bagus, masih prima. Tidak perlu dicheck ini dan itu. 
Saya tidak mau menyerah begitu saja. Lha wong hobi jeeee.
Akan saya cari bengkel yang mau untuk membersihkan throttle valve dan akan saya lihat apakah ada perkembangan atau tidak. 

***
Saya senang ke bengkel kecil, yang rata-rata mekaniknya orang pakistan. 
Di bengkel besar saya disuruh menunggu di ruang ber-AC. Lengkap dengan kopi'nya. Tapi saya tidak diizinkan untuk melihat. Saya tidak tahu bagaimana proses pengerjaannya, apa saja yang dibuka  serta bagaimana dikerjakannya. 
Pokoknya tinggal duduk manis, tahunya beres. Mbayarnya agak larang. 

Di bengkel kecil saya boleh nungguin nengkrus saat mereka mengerjakan. Dengan melihat dari awal sampai akhir saya jadi tahu banyak hal. Mbayarnya pun lebih murah. 

***
Kawan saya pernah bercerita ketika dia mengundang teknisi untuk memperbaiki kulkasnya. 
Yang datang adalah orang pakistan, teknisi tersebut memperbaiki dengan teknik kepruknya. 
Anehnya meski cuma dipukul-pukul alias di kepruk kepruk itu, kulkasnya pun bisa kembali normal untuk beberapa waktu lamanya. 
Rak yooo hebat tenan tho itu. 

Tadi pas saya lihat Kyai Garudo diperbaiki, saya teringat cerita kawan saya itu. 
Saya lihat Kyai Garudo diongkek-ongkek,  Dikepruki dan dieret-eret. 
Selain tenaganya yang roso sekali. Teknisi Pakistani juga banyak akalnya. Solusinya ada saja. 
Saya biarkan saja mereka bekerja, sambil saya lihat. 
Akhirnya pun masalah demi masalah terpecahkan oleh teknisi pakistani itu. 

Sudah murah, saya bisa belajar, masalah pun terpecahkan. 
Opo ora hebat....?
Matur nuwun Gusti, kemudian matur nuwun teknisi pakistani. 

Selasa, 02 Desember 2025
Sohar, Oman
Simon Dinomo