Beliau selalu memanggilku "Ari Seeer...!"
Padahal beliau lebih tua daripadaku.
Seragam yang aku pakai ini sodara, alangkah kuatnya.
Begitulah manusia membangun peradaban dalam segala hal.
Warna helm dibeda-bedakan. Ada yang berwarna putih, kuning, merah. Tentu saja setiap warna mempunyai derajatnya sendiri. Begitu pun dengan seragam.
Matur nuwun Gusti ... !
Atas nikmat dan karunia dari Tuhan Semesta Alam. Aku diperkenankan untuk memakai seragam yang powerful ini.
Tanpa harus ikut memanggil Mister, atau pun Sir. Bahkan kepada orang-orang Eropa yang dahulu datang jauh-jauh ke negriku. Hanya untuk mengambil rempah-rempah dan menjajah ratusan tahun lamanya.
Dan dengan seragam ini. Memaksa Aziz bhai untuk memanggilku dengan "Ari Seeer...!"
Apakah karena itu aku jadi sangat terkenang dengan Aziz Bhai ?
Dia mengakui adanya kewenanganku yang lebih, kemudian aku menyadari posisiku itu.
Entahlah ... mungkin juga demikian.
Sehat-sehat dan sukses selalu Aziz bhai. Selamat berkumpul dengan keluarga. Semoga Alloh segerakan berangkat ke project berikutnya yang lebih baik dan lebih melimpah cuannya.
Turn Around tahun ini sudah selesai.
Kobaran api dan suara bergemuruh di langit selama beberapa hari menjadi saksi berakhirnya.
Pekerjaan yang overloaded itu kini tinggal cerita.
Dan mulailah rutinitas kembali yang musti kami jalani.
****
Angin musim dingin sudah berhembus kencang.
Kerja shift pagi, berangkat jam 06:30 hari masih gelap.
Begitu pun untuk shift malam berangkat kerja 18:30 hari sudah gelap sekali. Sudah hampir waktunya sholat isya.
Malam hari di musim dingin memanglah lebih panjang. Sedang di musim panas berkebalikannya.
Malamnya begitu pendek, siangnya lebih panjang.
Selepas sholat maghrib aku bertemu dengan Said. Dia bercerita kepadaku.
Bulan Januari tahun depan dia akan ke Indonesia selama satu bulan. Bersama anaknya.
Hampir setiap tahun dia pergi ke Indonesia. Mengunjungi anak dan istrinya di Indramayu. Istrinya yang keberapa aku tidak berani menanyakannya.
Ceritanya begitu panjang, dan aku hanya paham setengahnya saja.
Aku pun meminta maaf dan meminta izin untuk pergi karena harus kerja masuk shift malam.
***
Bulan Januari tahun depan dia akan ke Indonesia selama satu bulan. Bersama anaknya.
Hampir setiap tahun dia pergi ke Indonesia. Mengunjungi anak dan istrinya di Indramayu. Istrinya yang keberapa aku tidak berani menanyakannya.
Ceritanya begitu panjang, dan aku hanya paham setengahnya saja.
Aku pun meminta maaf dan meminta izin untuk pergi karena harus kerja masuk shift malam.
***
Jum'at, 28 November 2025
Liwa, Oman
Simon Dinomo
Liwa, Oman
Simon Dinomo
Tidak ada komentar:
Posting Komentar