Minggu, 07 Desember 2025

OVER RUNNING CLUTCH .... !

Tim sedang bekerja dengan serius. Aku hanya melihat setiap apa yang dia kerjakan. 
Kadang kala aku hanya bertanya sesekali. 
Dia menjelaskan kepadaku suatu device yang baru buatku. 
Yaitu OVER RUNNING CLUTCH. 

***
Ketika alat yang bernama Extruder hendak dijalankan, Secara garis besar berikut ini permissive yang harus tercapai : 
  1. Torque sudah kecil
    Untuk memperoleh low torque. Dijalankanlah Auxiliary motor. Motor ini akan memutar gear box beserta screw secara keseluruhan. Bila sudah tercapai low torque, akan berlanjut ke step 2. 

  2. Clutch ON/Active 
    Coupling dari Main drive akan terkonek oleh IA. IA terletak disamping Auxiliary drive. Tersedia jalur khusus di dalam gear box yang tidak bisa terlihat dari luar. Jalur itu memanjang sampai coupling main drive. 
    IA itu akan menekan piston. Dan piston ini yang akan meng-clutch coupling dari main drive. 

***
Poin pentingnya. 
Step 2 komplit, maka torque sudah low, clutch on, dan Auxiliary drive masih jalan. 
Saat itu auxiliary drive akan memutar main drive, gear box dan screw. Karena sudah terkoneksi menjadi satu kesatuan system. 
Semuanya akan berputar dengan kecepatan putaran yang rendah. Oleh Auxiliary drive. 
Dalam beberapa detik, MAIN DRIVE sudah harus dijalankan. 
Saat MAIN DRIVE berjalan/Running. Saat itu ada dua sumber energi putaran dalam satu system. 
Dari MAIN DRIVE dan AUXILIARY DRIVE. 
Kecepatan putaran MAIN DRIVE lebih cepat. System yang terkoneksi itu akan diambil alih oleh MAIN DRIVE. 
Sedang AUXILIARY DRIVE akan tetap berjalan free-ly. 
Itulah tugas dari OVER RUNNING CLUTCH. 
Yang terletak di coupling-nya Auxiliary Drive. 
Selang beberapa saat. AUXILIARY DRIVE akan di stop. 

Sodara Auxiliary.... tugasmu sudah selesai. Beristirahatlah. 
Matur nuwun Gusti. Matur nuwun Tim. 

***
Oiya sebagai tambahan. Gupta mengajariku. Hanya saja aku kurang paham bahasa yang dia pakai. Salahku sendiri sudah bertahun - tahun di dunia industri, kemampuan bahasa inggrisku tidak ikut improve secara signifikan. 

"Sodara Gupta bisakah kau tunjuk-kan padaku. Mana Trust bearing dan mana Journal bearing ?"
Aku bertanya kepadanya. 
"Gear Box ini tidak punya journal bearing. 
Hanya punya Roller bearing dan Trust bearing."

Gupta mulai menjelaskan. 
"Roller bearing dipakai untuk system dengan putaran yang cepat. 
Ball bearing dipakai untuk system dengan putaran yang rendah. 
Journal bearing dipakai untuk system yang  punya Fly Wheel. 
Dan itu lihatlah disana... itulah yang namanya Trust bearing. Itulah satu satunya yang ada di system ini". 

Jarinya sambil menunjuk ke sebuah bearing. 

Journal bearing : Berfungsi untuk menjaga shaft dari gerakan naik turun secara vertikal. 
Trust bearing     : Berfungsi untuk menjaga shaft dari gerakan maju mundur secara horisontal. 

Matur nuwun Gusti. Matur nuwun Tim. Matur Nuwun Gupta. 


Minggu, 07 Desember 2025
Liwa, Oman
Simon Dinomo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar