Selasa, 13 Januari 2026

PID controller

 Skema urutan dalam detail controller : 

  1. TT : Temperature Transmitter : reading di field
  2. TI : Temperature Indicator : DACA
  3. TC : Temperature Controller : PIDA
  4. TY : Temperature Y : ? : kemungkinan besar dari kalkulation
  5. TV : Temperature Valve : Final element . 
Kepanjangan dari PID : Proportional Integral Derrivatife. 
Yang dipakai di OQ adalah proportional

Istilah istilah yang ada di dalam controller : 
DO : Digital Output
SO : Selenoid
SI : Safety Interlock
O : Override
PI : Permissive 







Tanda titik di pojokan kanan atas menunjuk-kan bahwa ini bagian dari safety interlock. 

Selasa, 30 Desember 2025

Worthy Companion....!

Akhir tahun 2025. 
Alhamdulillah .... Kyai Garudo masih lolos inspeksi dari kepolisian oman. 
Biaya asuransi tahunannya sebesar 54 oman real. 
Untuk biaya inspeksi dan penerbitan kartu baru sebesar 28 oman real. 
Di oman setiap kendaraan harus ter-register dan akan memperoleh kartu yang dinamai mulkiya. 
Semua'nya sudah berbasis online yang sangat memudahkan. 
Unit kendaraan yang sudah melewati usia di atas 10 tahunan, harus melalui uji inspeksi kelayakan di kantor polisi. Begitulah kira-kira sodara...

***
Sebagai salah satu hobi saya, tidak lupa bulan ini saya berkunjung ke bengkel. 
Sodara bengkel menyambut saya dengan hangat. 
"Halo sodara indonesi... ada keluhan apa di mobilmu ?"
"Nganu sodara bengkel, saya tidak punya keluhan ... Hanya saja saya mau check brake pad semua sisi, kemudian juga untuk Fan belt".
"Wah kok elook tenan...nggak ada keluhan kok mau dicheck...!"
"Yo ben... !"
Begitulah percakapan singkat saya dengan sodara bengkel. 
Saya kalkulasikan dua part tersebut sudah berumur lebih dari lima tahun sejak terakhir saya ganti. 
"Brake pad depan dua-duanya masih bagus. 
Fan belt sudah kurang bagus. Dan brake pad belakang sudah habis".
"Baiklah sodara bengkel... saya belikan spare partnya tolong diganti"
"Wokey siap....!"
Sebelum Dzuhur semua pekerjaan sudah selesai. 
Kyai Garudo saya bawa pulang. 
Sewaktu brake pad belakang diganti, saya dapat ilmu baru. 
Ternyata rem belakang yang masih tromol punya dua sisi yang dioperate oleh system yang berbeda. 
Satu sisi oleh hydrolis yaitu rem kaki. Sisi yang lainnya oleh mekanis yaitu rem tangan. 
Begitu saya lihat sisi yang habis adalah bagian rem tangan. Sangat masuk akal karena rem tangan menjadi tumpuan saat mobil sedang terparkir. 

Justru kendala yang masih bermasalah sampai sekarang adalah getaran mesin terasa sangat kuat saat di posisi D dan mobil dalam kondisi berhenti. Seperti pada saat di lampu merah. 
Kecurigaan saya adalah flow udara yang tidak bisa terkontrol secara maksimal oleh controller. 
Hanya saja saya coba cari spare partnya masih belum ketemu. Pipa jalur engine intake itu sudah coba saya cari muter - muter. 
Suspect yang lain adalah engine mounting. Tapi rasanya bukan ini masalahnya. 
Kalau ndak itu berarti yaa ada yang salah pada penyaluran tenaga dari engine ke transmisi. 

Yaa biarlah lumayan untuk mengisi kegiatan bulanan. Gusti ...Nyuwun pajenengan paringi kelimpahan rezeki nggih. 
Kajenge saged ngrumat Kyai Garudo dengan optimal.

Bulan ini efisiensi Kyai Garudo mencetak rekornya. Yang biasanya pada hari ke-9 atau maksimal ke-10. Sudah harus ngisi bensin lagi. Kemarin itu sampai pada hari ke-15 bensinnya masih belum habis-habis. 
Padahal jarak yang ditempuh masih seperti biasanya. Bedanya, AC jarang dinyalakan karena musim dingin. 
Lah justru menjadi pertanyaan bagi saya : 
"Kyai ...! Ini kamu memang tambah efisien apa sedang tidak baik-baik saja ?"
Dan Kyai Garudo pun .... terus berjalan seiring gas yang saya injak. 
"Mak tleser...tleser...tleser.... Glodak...Glodak...!"

***
Nah ... Selepas sholat shubuh, Alum bhai menungguku di luar masjid. 
Dia menghampiriku memberitahukan bahwa mulai besok, dia sudah harus pindah ke tempat lain. 
Matur nuwun Gusti... pada beberapa kasus, orang begitu percaya kepada saya, jauh di atas ekpektasi saya. 
Semua itu karena limpahan nikmat saking panjenengan. 
Alum bhai sampai meluangkan waktu untuk berpamitan kepada saya. 
Gusti matur nuwun nggih. 

***
Saya pernah safar dengan kawan saya. 
Integritasnya kawan saya itu baik. 
"Hal tersebut lumrah dilakukan banyak orang.... mengapa kamu tidak melakukan hal yang sama ?"
Aku bertanya dalam sebuah perbincangan dengan kawan saya itu. 
"Aku takut karma...! Aku tidak mau mengambil apa yang bukan hak saya...!"
Begitu jawabnya singkat. 
Kawan saya itu kini sedang liburan. 
Bayak hal yang berbeda antara kami. 
Matur nuwun Gusti, panjenengan sampun maringi kawan yang baik. 
Kalau Panjenengan bolehkan, aku ingin mendoakan banyak hal untuk kawan saya itu. 


Selasa, 30 Desember 2025
Sohar, Oman
Simon Dinomo

Minggu, 07 Desember 2025

OVER RUNNING CLUTCH .... !

Tim sedang bekerja dengan serius. Aku hanya melihat setiap apa yang dia kerjakan. 
Kadang kala aku hanya bertanya sesekali. 
Dia menjelaskan kepadaku suatu device yang baru buatku. 
Yaitu OVER RUNNING CLUTCH. 

***
Ketika alat yang bernama Extruder hendak dijalankan, Secara garis besar berikut ini permissive yang harus tercapai : 
  1. Torque sudah kecil
    Untuk memperoleh low torque. Dijalankanlah Auxiliary motor. Motor ini akan memutar gear box beserta screw secara keseluruhan. Bila sudah tercapai low torque, akan berlanjut ke step 2. 

  2. Clutch ON/Active 
    Coupling dari Main drive akan terkonek oleh IA. IA terletak disamping Auxiliary drive. Tersedia jalur khusus di dalam gear box yang tidak bisa terlihat dari luar. Jalur itu memanjang sampai coupling main drive. 
    IA itu akan menekan piston. Dan piston ini yang akan meng-clutch coupling dari main drive. 

***
Poin pentingnya. 
Step 2 komplit, maka torque sudah low, clutch on, dan Auxiliary drive masih jalan. 
Saat itu auxiliary drive akan memutar main drive, gear box dan screw. Karena sudah terkoneksi menjadi satu kesatuan system. 
Semuanya akan berputar dengan kecepatan putaran yang rendah. Oleh Auxiliary drive. 
Dalam beberapa detik, MAIN DRIVE sudah harus dijalankan. 
Saat MAIN DRIVE berjalan/Running. Saat itu ada dua sumber energi putaran dalam satu system. 
Dari MAIN DRIVE dan AUXILIARY DRIVE. 
Kecepatan putaran MAIN DRIVE lebih cepat. System yang terkoneksi itu akan diambil alih oleh MAIN DRIVE. 
Sedang AUXILIARY DRIVE akan tetap berjalan free-ly. 
Itulah tugas dari OVER RUNNING CLUTCH. 
Yang terletak di coupling-nya Auxiliary Drive. 
Selang beberapa saat. AUXILIARY DRIVE akan di stop. 

Sodara Auxiliary.... tugasmu sudah selesai. Beristirahatlah. 
Matur nuwun Gusti. Matur nuwun Tim. 

***
Oiya sebagai tambahan. Gupta mengajariku. Hanya saja aku kurang paham bahasa yang dia pakai. Salahku sendiri sudah bertahun - tahun di dunia industri, kemampuan bahasa inggrisku tidak ikut improve secara signifikan. 

"Sodara Gupta bisakah kau tunjuk-kan padaku. Mana Trust bearing dan mana Journal bearing ?"
Aku bertanya kepadanya. 
"Gear Box ini tidak punya journal bearing. 
Hanya punya Roller bearing dan Trust bearing."

Gupta mulai menjelaskan. 
"Roller bearing dipakai untuk system dengan putaran yang cepat. 
Ball bearing dipakai untuk system dengan putaran yang rendah. 
Journal bearing dipakai untuk system yang  punya Fly Wheel. 
Dan itu lihatlah disana... itulah yang namanya Trust bearing. Itulah satu satunya yang ada di system ini". 

Jarinya sambil menunjuk ke sebuah bearing. 

Journal bearing : Berfungsi untuk menjaga shaft dari gerakan naik turun secara vertikal. 
Trust bearing     : Berfungsi untuk menjaga shaft dari gerakan maju mundur secara horisontal. 

Matur nuwun Gusti. Matur nuwun Tim. Matur Nuwun Gupta. 


Minggu, 07 Desember 2025
Liwa, Oman
Simon Dinomo

Kamis, 04 Desember 2025

Paman Gula-Gula .... !

Si Adek lahir di Oman tahun 2022. Sudah hampir 4 tahun umurnya. 
"Bii... kupingku sakit. Besok ke rumah sakit ya ?"
Katanya malam-malam sebelum tidur. 
Sementara itu tidak ada tanda tanda sakit yang berarti. Tidak ada demam, batuk atau pilek. Datar-datar saja, masih berlarian bersama Si Mbak. 

Paman gula-gula selalu diingat oleh si adik. 
Suatu ketika sewaktu sedang antri membayar belanjaan di kasir supermarket. Seorang helper dengan cekatan melaksanakan tugasnya. Kemudian dia mengajak ngobrol dengan bahasa melayu. 
Dikiranya saya ini orang malaysia. 
Cukup lama dia habiskan hidupnya untuk bekerja di Malaysia. 
Setelah tahu bahwa saya orang indonesia. Baginya sama saja, Indonesia dan Malaysia adalah sama saja.
Welhadalah .... yowis lah paman ora popo sak karepmu. 

Di kemudian hari si mbak dan si adik sering diberi hadiah oleh paman itu. Hadiah pertama kali yang beliau berikan adalah permen atau kembang gula. 
Itulah awal mula si adek menyebutnya Paman Gula-Gula. 
Selain permen si mbak dan si adik sering diberi balon. 

****
Sehabis belanja pukul sebelas siang. Tiba-tiba saja si adik muntah-muntah dengan hebatnya. 
Setiap kali diberi makan dan minum, hanya berselang lima belas menitan kemudian muntah lagi. 
Bahkan ketika si adik tengah tertidur, pun begitu masih muntah juga. 
Walhasil saya bawalah si adik ke rumah sakit. 
Dikarenakan tidak ada gejala lain, seperti demam, flu , batuk atau pilek. Dokter memutuskan untuk melakukan test secara menyeluruh. 
Pertama tama diberi injeksi infus, kemudian check darah, kemudian x ray, kemudian usg scanning, dan yang terakhir check urin. 

Pikiranku sudah sangat mokal-mokal, suatu reaksi alamiah seorang anggoro kasih. Karakter campuran yang agak anomali, melankolis yang nyaris sempurna berpadu dengan koleris beberapa persennya. 
Segala-galanya akan saya bawa ke arah overthinking. Itu sudah tabiat karakter dengan type sepertiku. Tidak bisa aku rubah. 
Dan lagi karena sebuah trauma yang tidak perlu aku sebutkan diceritaku kali ini. 
Sebuah gemblengan perjalanan kehidupan yang Alloh gariskan untuk aku jalani. 

Birokrasi pun aku jalani satu demi satu. Sampai saat tulisan ini kubuat. 

***
Hal yang tidak kuduga, tepat di belakang agak kesamping dari bangunan rumah sakit itu. Ada sebuah cerminan tatanan sosial yang membuatku bernostalgia. 
Padatnya orang-orang yang berlalu lalang, bau khas sampah organik dari bak-bak sampah besar di sekitarnya. Genangan air di beberapa lokasi. Situasi yang agak kumuh dan semrawut. Disertai dengan pasar kecil yang menjual aneka sayuran dan juga ayam hidup. 

Kenanganku langsung membawa diriku ke suatu daerah sepuluh tahunan yang lalu, yang juga masih di jazirah arab. Mirip ....benar-benar mirip. Kondisi yang boleh orang kata kurang nyaman. Tapi memberiku cerita berharga dalam perikehidupanku. 
Aku hirup udara dalam-dalam. 
Alhamdulillah, matur nuwun gusti. Atas semua nikmat yang engkau beri. 
Termasuk nikmat pengalaman. 

Si adik sudah tertidur. Kemudian ngulet, baru saja disambung lagi selang infusnya untuk antibiotik. Mungkin agak kesakitan. 
Gusti .... panjenengan Yang Maha Menyembuhkan. 


Kamis, 04 Desember 2025
Sohar, Oman
Simon Dinomo

Rabu, 03 Desember 2025

Bengkel Mobil Pakistani....!

Seperti sudah terjadwal Kyai Garudo mengunjungi bengkel secara rutin. Tapi saya bahagia. Ada saja yang ingin saya check. Sudah sejak lama observasi saya lakukan sendiri. 
Kadang kala tanpa ada kendala yang berarti tetep saya bawa saja Kyai Garudo ke bengkel. Untuk sekedar check up. 
"Bhai... ! Tolong di bersihkan throttle valve saya !"
"Lha kenapa, apa masalahnya kok musti di cleaning..."
"Ya tidak ada, wong namanya Preventif maintenance jeeee...!"
"Walah nggak usah dibersihkan kalo begitu, lha wong mobilnya masih bagus begitu kok !"
"Woooo semprul tenan ki.." Pisuh saya. 

Saat kondisi stationer kadang kadang terasa getaran yang tidak normal. Menurut hemat saya, letak permasalahannya harusnya control udara yang masuk ke ruang bakar. 
Jalur udara saat stationer secara logika akan menggunakan jalur fixed, jadi meskipun throttle valvenya tertutup. Tetap ada udara yang masuk ke ruang bakar. 
Dikarenakan ketika gas diinjek kemudian throttle valve mulai membuka getaran itu hilang. 
Maka masalahnya adalah jalur udara stationer tidak lancar, begitulah asumsi saya. 
Yang ternyata dibantah oleh beberapa bengkel. 
Menurut mereka Kyai Garudo masih bagus, masih prima. Tidak perlu dicheck ini dan itu. 
Saya tidak mau menyerah begitu saja. Lha wong hobi jeeee.
Akan saya cari bengkel yang mau untuk membersihkan throttle valve dan akan saya lihat apakah ada perkembangan atau tidak. 

***
Saya senang ke bengkel kecil, yang rata-rata mekaniknya orang pakistan. 
Di bengkel besar saya disuruh menunggu di ruang ber-AC. Lengkap dengan kopi'nya. Tapi saya tidak diizinkan untuk melihat. Saya tidak tahu bagaimana proses pengerjaannya, apa saja yang dibuka  serta bagaimana dikerjakannya. 
Pokoknya tinggal duduk manis, tahunya beres. Mbayarnya agak larang. 

Di bengkel kecil saya boleh nungguin nengkrus saat mereka mengerjakan. Dengan melihat dari awal sampai akhir saya jadi tahu banyak hal. Mbayarnya pun lebih murah. 

***
Kawan saya pernah bercerita ketika dia mengundang teknisi untuk memperbaiki kulkasnya. 
Yang datang adalah orang pakistan, teknisi tersebut memperbaiki dengan teknik kepruknya. 
Anehnya meski cuma dipukul-pukul alias di kepruk kepruk itu, kulkasnya pun bisa kembali normal untuk beberapa waktu lamanya. 
Rak yooo hebat tenan tho itu. 

Tadi pas saya lihat Kyai Garudo diperbaiki, saya teringat cerita kawan saya itu. 
Saya lihat Kyai Garudo diongkek-ongkek,  Dikepruki dan dieret-eret. 
Selain tenaganya yang roso sekali. Teknisi Pakistani juga banyak akalnya. Solusinya ada saja. 
Saya biarkan saja mereka bekerja, sambil saya lihat. 
Akhirnya pun masalah demi masalah terpecahkan oleh teknisi pakistani itu. 

Sudah murah, saya bisa belajar, masalah pun terpecahkan. 
Opo ora hebat....?
Matur nuwun Gusti, kemudian matur nuwun teknisi pakistani. 

Selasa, 02 Desember 2025
Sohar, Oman
Simon Dinomo

Sabtu, 29 November 2025

Turn Arround....!

Hari Rabu kemarin Aziz bhai kembali ke Pakistan. Tugasnya sudah selesai. 
Beliau selalu memanggilku "Ari Seeer...!"
Padahal beliau lebih tua daripadaku. 
Seragam yang aku pakai ini sodara, alangkah kuatnya. 
Begitulah manusia membangun peradaban dalam segala hal. 
Warna helm dibeda-bedakan. Ada yang berwarna putih, kuning, merah. Tentu saja setiap warna mempunyai derajatnya sendiri. Begitu pun dengan seragam. 
Matur nuwun Gusti ... !
Atas nikmat dan karunia dari Tuhan Semesta Alam. Aku diperkenankan untuk memakai seragam yang powerful ini. 

Tanpa harus ikut memanggil Mister, atau pun Sir. Bahkan kepada orang-orang Eropa yang dahulu datang jauh-jauh ke negriku. Hanya untuk mengambil rempah-rempah dan menjajah ratusan tahun lamanya. 

Dan dengan seragam ini. Memaksa Aziz bhai untuk memanggilku dengan "Ari Seeer...!"
Apakah karena itu aku jadi sangat terkenang dengan Aziz Bhai ?
Dia mengakui adanya kewenanganku yang lebih, kemudian aku menyadari posisiku itu. 
Entahlah ... mungkin juga demikian. 

Sehat-sehat dan sukses selalu Aziz bhai.  Selamat berkumpul dengan keluarga. Semoga Alloh segerakan berangkat ke project berikutnya yang lebih baik dan lebih melimpah cuannya. 

Turn Around tahun ini sudah selesai. 
Kobaran api dan suara bergemuruh di langit selama beberapa hari menjadi saksi berakhirnya. 
Pekerjaan yang overloaded itu kini tinggal cerita. 
Dan mulailah rutinitas kembali yang musti kami jalani. 

****
Angin musim dingin sudah berhembus kencang. 
Kerja shift pagi, berangkat jam 06:30 hari masih gelap. 
Begitu pun untuk shift malam berangkat kerja 18:30 hari sudah gelap sekali. Sudah hampir waktunya sholat isya. 
Malam hari di musim dingin memanglah lebih panjang. Sedang di musim panas berkebalikannya. 
Malamnya begitu pendek, siangnya lebih panjang. 

Selepas sholat maghrib aku bertemu dengan Said. Dia bercerita kepadaku. 
Bulan Januari tahun depan dia akan ke Indonesia selama satu bulan. Bersama anaknya. 
Hampir setiap tahun dia pergi ke Indonesia. Mengunjungi anak dan istrinya di Indramayu. Istrinya yang keberapa aku tidak berani menanyakannya.
Ceritanya begitu panjang, dan aku hanya paham setengahnya saja. 
Aku pun meminta maaf dan meminta izin untuk pergi karena harus kerja masuk shift malam. 

***

Jum'at, 28 November 2025
Liwa, Oman 
Simon Dinomo

Selasa, 11 November 2025

Kyai Alap-alap : Jazz GE8 2008

Bismillah, mudah-mudahan berkah : 
Sebetulnya mind set dalam pikiran saya masih sama. Bahwasanya mobil itu merupkan sebuah liabilitas bukan sebuah aset. Sampai pada akhirnya saya ambil liabitilas itu. 

Kyai Alap-alap saya beli secara kebetulan. Meski begitu sudah melalui pertimbangan yang mendalam dan menyeluruh.

  • Poin utamanya adalah ukuran kandang yang saya miliki di rumah mungil kami. Maka panjang mobil tersebut tidak boleh lebih 4,5 m agar bisa dengan proper menghuni garasi rumah. 
  • Poin berikutnya apa pun mobil yang saya ambil haruslah di range budget yang saya miliki sekitar 120 jt'nan. Mobil yang harus mengikuti budget, bukan budget yang mengikuti mobil. 
  • Mesin paling tidak 1500 cc. Agar supaya tenaganya memadai untuk menghandle segala medan. 
  • Konsumsi bahan bakarnya sewajarnya lah. Tidak boros-boros amat. 
  • Radius putar yang seminimal mungkin. Untuk memudahkan dalam bermanuver mengingat medan yang tersedia. 
  • Depresiasi harga jual kembalinya masih reasonable. 
  • Ketersediaan spare part yang memadai. 
Kenyamanan memang penting. Kalo mau mengikuti kenyamanan, tidak akan ada cukupnya. Selalu akan ada yang lebih nyaman. Dan Kyai Alap-alap cukup kurang dari segi kenyamanan. Tapi masih mencukupi dari fungisonalnya. 

Berbekal pengalaman saya merawat Kyai Garudo di Oman. Ditambah lagi tugas keseharian saya dalam memonitor mesin. Sedikit banyak saya bisa memperkirakan reliability dari sebuah spare part. 
Walhasil, total biaya sementara pemeliharaan Kyai Alap-alap selama satu tahun kira-kira begini : 











Selasa, 11 November 2025
Sohar, Oman
Simon Dinomo